BerandaBerita UtamaReses di Magetan, Novita Hardini Dprd RI Serap Aspirasi dan Bagikan 100...

Reses di Magetan, Novita Hardini Dprd RI Serap Aspirasi dan Bagikan 100 Paket Sembako

Matalensa-news.com –Magetan – Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini memanfaatkan masa reses dengan turun langsung menyapa masyarakat di daerah pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Kabupaten Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, dan Magetan.

Dalam agenda reses di Kabupaten Magetan, Novita Hardini menggelar kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di kediaman Bu Ucik, Desa Ngariboyo RT 02 RW 03, Kabupaten Magetan, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan sosial tersebut diikuti sekitar 100 penerima manfaat yang berasal dari pelaku UMKM serta warga kurang mampu.

Kehadiran politisi muda dari PDI Perjuangan itu disambut antusias warga Desa Ngariboyo. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan reses tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan daya beli warga.

“ Saya ingin hadir di tengah masyarakat, menyapa, duduk bersama tanpa ada jarak. Saya ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi unek-unek masyarakat, bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Novita Hardini.

Menurutnya, secara data nasional pertumbuhan ekonomi Indonesia memang menunjukkan angka positif. Bahkan, Indonesia disebut menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Asia Tenggara maupun dalam kelompok C20 dengan angka sekitar 5,6 persen. Namun, ketika melihat kondisi di lapangan, masih banyak masyarakat yang merasakan tekanan ekonomi dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Karena itu, dalam masa reses sebagai anggota DPR RI ini, saya turun langsung untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat. Tidak hanya mendengar, saya juga memahami bahwa banyak warga yang saat ini membutuhkan bantuan bahan pokok karena harga kebutuhan sehari-hari semakin naik dan terasa berat bagi mereka,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan warga berpenghasilan rendah. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan kebutuhan hidup.

Novita Hardini menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam itu bukan hanya sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk mendengarkan sekaligus memperjuangkan kebutuhan warga.

Ia menilai stabilitas ekonomi keluarga menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat. Oleh sebab itu, negara harus hadir melalui kebijakan yang mampu melindungi daya beli rakyat, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat kecil.

Tidak hanya membagikan bantuan sosial, kegiatan reses tersebut juga diisi dengan dialog terbuka bersama warga. Berbagai aspirasi disampaikan masyarakat, mulai dari persoalan ekonomi, pengembangan UMKM, lapangan pekerjaan, hingga kebutuhan program pemberdayaan masyarakat di desa.

“Kalau aspirasi warga yang sifatnya kebutuhan barang Kursi Roda dan Kaki Palsu beberapa masih bisa langsung diberikan bantuan. Namun, untuk aspirasi yang berkaitan dengan regulasi tentu membutuhkan perjuangan panjang karena beririsan dengan berbagai kepentingan dan program prioritas pemerintah,” jelas Novita.

Ia juga menyinggung salah satu program prioritas Presiden terkait penggerakan ekonomi lokal. Menurutnya, tujuan utama program tersebut harus benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil agar manfaatnya dirasakan secara nyata.

“Saya memahami bahwa program MBG memiliki niat baik untuk menggerakkan ekonomi lokal. Karena itu, yang harus saya perjuangkan adalah bagaimana penggerakan ekonomi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat kecil, sehingga mereka yang selama ini berada di bawah dapat terangkat derajat dan kesejahteraannya. Saya berharap konsep itu bisa kembali pada niat mulia awalnya,” tegasnya.

Novita memastikan seluruh masukan dan aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam fungsi pengawasan maupun pembahasan kebijakan di DPR RI. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Salah satu warga, Prapto (56), turut menyampaikan aspirasinya terkait kebutuhan bantuan kaki palsu dan kursi roda bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus. Aspirasi tersebut langsung diterima dan dicatat dalam forum dialog bersama masyarakat.

Melalui kegiatan reses dan pembagian sembako di Magetan itu, Novita Hardini berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments