PONOROGO,MATALENSA-NEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 SMA Negeri 3 Ponorogo pada tahun 2024 ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak Senin lalu. Beragam acara disiapkan oleh pihak sekolah guna memperingati momen istimewa ini, termasuk kegiatan seni dan budaya yang melibatkan partisipasi siswa.
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Ponorogo, Dr. Sasmito Pribadi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan HUT tahun ini tidak hanya sekadar perayaan, namun juga menjadi sarana pengembangan karakter bagi siswa. ” Di Hari Ulang Tahun SMA Negeri 3 Ponorogo yang ke-35 tahun 2024 ini rangkaian kegiatannya berlangsung mulai hari Senin kemarin sampai dengan hari pertama kemarin kita agendanya Simaan. Kemudian, hari kedua kita ada bazar, dan hari ketiga kita menggelar karnaval. Selain itu, nanti juga akan ada pagelaran wayang kulit dengan lakon Pawalgapala yang akan dibawakan oleh dua dalang, yaitu ki Zamzam Kumara dari kelas 12 dan ki Bagus Diwaka dari kelas 10. Ini adalah kolaborasi yang unik karena kedua dalang merupakan siswa SMA Negeri 3 Ponorogo,” ujar Dr. Sasmito.

Beliau menambahkan bahwa melalui berbagai kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap dapat memperkuat karakter siswa, terutama dalam aspek budaya dan seni. “Ini adalah sebagai bentuk proses penguatan dan pengembangan karakter melalui penyelenggaraan kegiatan seni budaya. Diharapkan nanti akan terwujud penguatan karakter yang baik, baik dalam hal sikap maupun perilaku. Kegiatan HUT yang kita selenggarakan ini merupakan proses pembelajaran untuk pengembangan dan penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sambutannya pada perayaan HUT tersebut, menekankan pentingnya melestarikan budaya bangsa. “Melalui pagelaran wayang kulit, saya mengajak seluruh siswa untuk belajar nilai-nilai luhur dan menumbuhkan kecintaan pada budaya Indonesia. Pendidikan tidak hanya berfokus pada teori, namun juga pada pembentukan karakter yang kuat,” ujar Bupati Sugiri.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka. “Ini juga untuk aktualisasi diri dan ekspresi dari anak-anak, serta apresiasi dari seluruh warga sekolah. Proses pembelajaran melalui rekreasi, kreativitas seni, olahraga, dan lain sebagainya sangat penting untuk mendukung perkembangan siswa,” tambah Dr. Sasmito.
Dr. Sasmito Pribadi, M.Pd. juga menekankan komitmen sekolah dalam mewujudkan visi yang santun, cerdas, berprestasi, dan mendunia. “Kita apresiasi komitmen bersama untuk menjaga visi sekolah, yaitu tetap senantiasa menjaga kesantunan, kecerdasan, dan semangat untuk berprestasi hingga mencapai tingkat global,” pungkasnya.(Red)
