BerandaBerita UmumHardiknas 2025 di Magetan: Kolaborasi Budaya dan Pendidikan Bermutu

Hardiknas 2025 di Magetan: Kolaborasi Budaya dan Pendidikan Bermutu

Magetan, Matalensa-news.com – Kabupaten Magetan merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan penuh semangat dan warna lokal. Upacara peringatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan menjadi sorotan utama berkat kolaborasi antara budaya Nusantara dan semangat pendidikan inklusif.

Ratusan pegawai dan tenaga kontrak ikut ambil bagian dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Dikpora Magetan. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dikpora Magetan, Suwata, yang tampil mengenakan pakaian adat khas Magetan, Gondokusuman, sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal.

Kepala Dinas Dikpora Magetan Suwata

Dalam sambutannya, Suwata menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan bermutu untuk seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan tidak boleh diskriminatif, baik dari segi mutu, pengajaran, maupun pendampingan,” tegas Suwata.

Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga jajaran dinas pendidikan di seluruh wilayah Magetan untuk melaksanakan upacara serupa dengan semangat yang sama, mengusung tema nasional Hardiknas 2025: “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembentukan karakter siswa sejak dini, Suwata memperkenalkan Program Nasional 7 Pembiasaan, yang telah mulai diterapkan di sekolah-sekolah di Magetan. Tujuh pembiasaan tersebut meliputi:

  1. Bangun pagi
  2. Beribadah
  3. Berolahraga
  4. Makan sehat dan bergizi
  5. Gemar belajar
  6. Bermasyarakat
  7. Tidur lebih awal

Program ini dinilai mampu menanamkan kebiasaan positif yang mendukung tumbuh kembang siswa secara holistik.

“Contohnya, bangun pagi dan beribadah, lalu olahraga seperti senam sehat yang telah distandarkan Kementerian,” jelas Suwata

Lebih lanjut, Suwata menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak bisa dibebankan hanya pada lembaga pendidikan. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan anak.

“Guru dan orang tua harus bersama-sama mendampingi peserta didik. Pembentukan karakter bukan hanya tugas sekolah,” Ujarnya

Peringatan Hardiknas 2025 di Magetan menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Suwata berharap semangat kolaboratif ini terus berlanjut dan menjadi budaya di setiap satuan pendidikan.

“Kami ingin pendidikan di Magetan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam membina karakter siswa yang berakhlak, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments