BerandaBerita UmumUsai Dinamika DPRD Magetan, Anton Solihin Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama NU

Usai Dinamika DPRD Magetan, Anton Solihin Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama NU

 

Anton Solihin  silaturahmi bersama para ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Matalensa -news.com – MAGETAN – Situasi politik di Kabupaten Magetan yang beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik kini mulai menunjukkan suasana lebih teduh. Di tengah gonjang-ganjing politik yang berkembang di lingkungan DPRD, tokoh muda PKB Magetan, Anton Solihin justru mengambil langkah berbeda dengan memperkuat silaturahmi bersama para ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Langkah itu terlihat saat Anton melakukan safari silaturahmi ke sejumlah kiai dan nyai NU di berbagai wilayah Kabupaten Magetan pada Kamis (21/5/2026). Kedatangannya disambut hangat dalam suasana penuh kekeluargaan dan dialog yang berlangsung santai namun sarat pesan kebangsaan serta keumatan.

Di tengah dinamika politik yang sempat memunculkan berbagai opini publik, pendekatan yang dilakukan Anton dinilai menjadi bentuk komunikasi politik yang lebih menyejukkan. Tidak hanya membangun hubungan emosional, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat kembali hubungan historis antara PKB dan warga Nahdliyin.

Selain meminta doa restu, Anton Solihin juga mengaku ingin menyerap langsung nasihat para ulama agar arah perjuangan politik tetap berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, kedekatan dengan ulama merupakan pondasi penting yang tidak boleh ditinggalkan kader PKB.

“Silaturahmi ini bukan sekadar agenda politik. Kami ingin menjaga hubungan baik dengan para kiai dan nyai, sekaligus meminta masukan agar perjuangan PKB tetap berjalan sesuai nilai perjuangan NU,” kata Anton Solihin.

Lebih lanjut, ia menilai kondisi politik yang dinamis harus dijawab dengan komunikasi yang sehat dan terbuka. Oleh sebab itu, kader partai diminta tetap hadir di tengah masyarakat dan tidak hanya muncul ketika momentum politik tiba.

Di sisi lain, langkah Anton mendapat respons positif dari sejumlah tokoh NU di Magetan. Mereka berharap hubungan PKB dengan kalangan pesantren terus dijaga secara konsisten, bukan hanya dalam situasi politik tertentu.

“Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dengan masyarakat dan ulama. Jangan sampai hubungan itu renggang karena kepentingan politik sesaat,” ujar salah satu tokoh NU.

Tak hanya itu, safari silaturahmi tersebut juga dianggap sebagai bagian dari konsolidasi internal partai setelah muncul berbagai dinamika yang sempat mempengaruhi suhu politik daerah. Pendekatan langsung kepada tokoh agama disebut lebih efektif dalam membangun kembali kepercayaan publik.

Nama Anton Solihin sendiri belakangan mulai banyak diperbincangkan dalam peta politik DPRD Magetan. Politisi muda PKB itu dinilai mulai menunjukkan gaya politik merangkul dengan mengedepankan komunikasi sosial dan kedekatan dengan masyarakat akar rumput.

Kini, langkah silaturahmi yang ditempuh Anton diharapkan mampu menjadi jembatan untuk meredam ketegangan politik sekaligus memperkuat sinergi antara PKB dan NU di Kabupaten Magetan menjelang agenda politik mendatang.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments