MADIUN-Matalensa-news.com – Kota Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pelayanan publik yang inovatif dan berdampak. Melalui peluncuran resmi Sistem Inovasi Pelayanan Publik Terpadu atau Si Nova Ayu 2025, Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, membuka babak baru dalam kompetisi ide dan kreativitas pelayanan publik, Senin (21/4/2025) pagi.
Peresmian tersebut digelar di kantor lapangan Taman Hijau Demangan (THD) dan dihadiri jajaran penting, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Kepala OPD, para Camat dan Lurah, hingga pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Kehadiran lengkap para aparatur pemerintahan menjadi simbol nyata dari keseriusan Pemkot Madiun dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Madiun menyampaikan bahwa inovasi bukan sekadar pilihan, tetapi merupakan keharusan jika ingin terus bergerak maju di tengah dinamika perubahan.
“Kota ini perlu inovasi agar tidak tertinggal. Maka dari itu, kita harus terus berinovasi. Inovasi ini tidak terlepas dari konsep serta ide-ide bapak ibu semua. Inilah yang kita perlukan sehingga akan membawa perkembangan yang cepat di kota kita,” tegas Dr. Maidi di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Kompetisi tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Masyarakat.” Tema ini menjadi pijakan bagi seluruh perangkat daerah di Kota Madiun untuk menghadirkan solusi kreatif dan inovatif yang mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Si Nova Ayu 2025 akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dan terbuka untuk seluruh OPD di lingkungan Pemkot. Setiap peserta didorong untuk menyajikan ide pelayanan publik yang tidak hanya efisien secara administrasi, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Madiun Siap Jadi Kota Pelayanan Publik yang Adaptif dan Unggul
Dengan dimulainya Si Nova Ayu 2025, Pemerintah Kota Madiun menargetkan munculnya berbagai terobosan baru di sektor layanan publik, mulai dari sistem digital, pemberdayaan masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan transparan.
“Kita ingin pelayanan publik di Kota Madiun bukan hanya cepat dan mudah, tapi juga benar-benar memberi dampak positif. Masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari inovasi yang kita hadirkan,” lanjut Wali Kota Dr. Maidi dalam pernyataan resminya.
