BerandaBerita UmumMenuju Desa Informatif 2026, Desa Rejomulyo Barat Magetan Perkuat Transparansi Publik

Menuju Desa Informatif 2026, Desa Rejomulyo Barat Magetan Perkuat Transparansi Publik

 

Matalensa-news.com- Magetan, – Komitmen terhadap keterbukaan informasi publik di tingkat desa terus menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Magetan. Kali ini, Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, secara resmi mendeklarasikan langkah menuju Desa Informatif mulai tahun anggaran 2026, melalui penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, saat memimpin Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Balai Desa Rejomulyo, Selasa (30/12/2025). Musdes ini dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan unsur terkait.

Aris Purwanto menegaskan bahwa penerapan PPID bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan mendasar dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Tujuan utama kami jelas, yaitu membuka ruang partisipasi masyarakat melalui keterbukaan informasi. Di era regulasi yang semakin ketat dan kompleks, pemerintah desa tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepercayaan warga,” tegas Aris dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, keterbukaan informasi tetap harus berjalan sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya, informasi yang disampaikan secara resmi justru akan mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Keterbukaan bukan berarti semua dibuka tanpa batas. Ada regulasi yang mengatur. Namun, jika informasi disampaikan secara resmi dan mudah diakses, masyarakat tidak perlu lagi berspekulasi atau mencari informasi yang belum tentu benar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aris menyebut transparansi pengelolaan APBDes akan berdampak langsung pada stabilitas sosial di desa. Dengan informasi yang terbuka, potensi kecurigaan dan polemik dapat ditekan, sementara partisipasi warga dalam pembangunan desa justru semakin meningkat.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Desa Rejomulyo menjalin kolaborasi dengan Forum Rumah Kita, organisasi masyarakat sipil yang konsisten mendorong keterbukaan informasi dan transparansi anggaran desa di Magetan. Forum ini akan memberikan pendampingan teknis kepada PPID desa agar pengelolaan informasi publik berjalan akuntabel dan sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

 

Perwakilan Divisi Data dan Analisa Forum Rumah Kita, Agus Pujiono

Divisi Data dan Analisa Forum Rumah Kita, Agus Pujiono

, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai langkah Desa Rejomulyo sangat relevan di tengah dinamika kebijakan nasional.
“Di tengah program strategis nasional seperti KDMP yang berpotensi berdampak pada dana transfer ke daerah, termasuk Dana Desa, pemerintah desa dituntut semakin transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran,” ungkap Agus.

Agus menekankan bahwa dana besar seharusnya menjadi peluang, bukan beban. Ia mencontohkan keberhasilan Desa Ponggok di Klaten.
“Desa Ponggok mampu mengelola dana desa secara terbuka dan akuntabel hingga melahirkan Umbul Ponggok sebagai sumber pendapatan desa bernilai miliaran rupiah per tahun. Dengan PPID yang optimal, masyarakat Rejomulyo nantinya dapat mengakses informasi melalui kanal resmi, sehingga kepercayaan publik tumbuh dan potensi gejolak terkait APBDes bisa ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Deklarasi Desa Rejomulyo menuju desa informatif ini turut memperkuat tren positif keterbukaan informasi di Magetan. Sebelumnya, Desa Gonggang di Kecamatan Poncol dan Desa Wates di Kecamatan Panekan berhasil masuk nominasi desa transparan oleh KIP Jawa Timur, menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

Menutup kegiatan Musdes, Aris Purwanto kembali menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menjadikan keterbukaan sebagai budaya kerja.
“Kami ingin keterbukaan informasi ini tidak berhenti di deklarasi. Mulai 2026, PPID Desa Rejomulyo harus benar-benar menjadi jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat, agar pembangunan berjalan transparan, partisipatif, dan berkelanjutan,” pungkas Aris.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments