Matalensa-news.com -Magetan – Upaya penguatan gerakan koperasi di Kabupaten Magetan kembali ditegaskan melalui Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Magetan Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Gedung KORPRI Magetan, Rabu (17/12/2025), ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan arah baru pembangunan ekonomi kerakyatan.
Musda Dekopinda Magetan 2025 tidak hanya diarahkan sebagai agenda pergantian kepengurusan lima tahunan. Lebih dari itu, forum ini dimanfaatkan untuk menyusun peta jalan penguatan koperasi agar mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari perubahan regulasi, ketatnya persaingan pasar, hingga tuntutan transformasi digital.
Seiring dengan perkembangan ekonomi yang semakin dinamis, koperasi dituntut untuk beradaptasi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai gagasan strategis disampaikan oleh peserta Musda guna mendorong koperasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, modern, dan berdaya saing.
Bupati Magetan, Bunda Nanik Endang Rusminiarti, dalam sambutannya menegaskan bahwa Dekopinda memiliki peran penting sebagai penghubung antara pelaku koperasi dan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci agar koperasi dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

“Musda ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan Dekopinda Magetan yang tangguh, visioner, serta mampu menjalankan fungsi advokasi, edukasi, dan fasilitasi bagi koperasi di Kabupaten Magetan,” ujar Bupati Magetan.
Sementara itu, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Slamet Sutanto, mengingatkan bahwa gerakan koperasi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Regulasi yang dinamis, kompetisi pasar yang ketat, serta percepatan digitalisasi dinilai menjadi ujian nyata bagi keberlangsungan koperasi di daerah.
Ia menekankan bahwa kepengurusan Dekopinda ke depan harus diisi oleh figur yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, serta jaringan luas hingga tingkat provinsi dan nasional. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu tumbuh bersama dan beradaptasi dengan perubahan.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Dra. Hendraswari, pemerintah provinsi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengembangan koperasi di Kabupaten Magetan.
Pendampingan akan difokuskan pada penguatan kelembagaan, perluasan akses permodalan, serta percepatan transformasi digital. Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi dan mampu memperluas jangkauan pasar.
Dengan berakhirnya Musda Dekopinda Magetan 2025, diharapkan koperasi di Bumi Mageti dapat bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang adaptif dan inklusif. Kepengurusan baru yang terbentuk diharapkan mampu membawa koperasi menuju tata kelola yang transparan, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Musda ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal penguatan kembali gerakan koperasi di Magetan. Dengan kepemimpinan yang solid dan visi yang jelas, koperasi diharapkan mampu tumbuh modern, adaptif, dan benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” tegas Bupati Magetan, Bunda Nanik Endang Rusminiarti.(*)
