MAGETAN – SMA Negeri 1 Kawedanan, Kabupaten Magetan, terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Berbagai langkah dilakukan pihak sekolah untuk memastikan seluruh siswa kelas XII siap mengikuti ujian yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 untuk Gelombang 1 dan 2–5 November 2026 untuk Gelombang 2.
Kepala SMAN 1 Kawedanan, Dasar Darminto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan secara bertahap. Salah satu langkah utama yang ditempuh sekolah adalah menggelar gladi bersih bagi seluruh siswa kelas XII guna memantapkan kesiapan sebelum pelaksanaan TKA dimulai.
“Persiapannya sendiri sebelumnya telah dilakukan gladi bersih. Sebelum pelaksanaan nanti, kami juga akan mengadakan doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan para siswa bisa mendapatkan nilai terbaik,” jelas Dasar Darminto, Rabu (21/10/2026) pagi.
Melalui gladi bersih yang dilaksanakan pekan sebelumnya, para siswa memperoleh kesempatan untuk berlatih mengerjakan soal sekaligus mengenali mekanisme pelaksanaan TKA. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membiasakan peserta didik dengan sistem ujian berbasis komputer.
Selain kesiapan akademik, pelaksanaan TKA juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, SMAN 1 Kawedanan turut memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, serta fasilitas laboratorium yang akan digunakan selama ujian berlangsung.
Tes Kemampuan Akademik merupakan instrumen untuk mengukur capaian kemampuan akademik siswa. Hasilnya dapat menjadi salah satu informasi pendukung dalam memetakan kemampuan peserta didik, termasuk sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dasar Darminto menambahkan, pelaksanaan TKA tahun ini bukan kali pertama digelar di sekolah tersebut. Seperti pelaksanaan sebelumnya, ujian tetap dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan perangkat komputer yang tersedia di laboratorium sekolah.
“Sebelumnya TKA sendiri sudah pernah dilaksanakan. Untuk kali kedua ini, pelaksanaannya masih sama, yakni secara online berbasis komputer di Laboratorium Komputer Sekolah,” imbuhnya.
Di sisi lain, pihak sekolah juga mengantisipasi kemungkinan kendala teknis yang dapat menghambat jalannya ujian. Kesiapan jaringan internet dan pasokan listrik menjadi perhatian khusus agar seluruh peserta dapat mengerjakan soal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sebagai langkah antisipasi, SMAN 1 Kawedanan menjalin koordinasi dengan pihak PLN guna meminimalkan risiko gangguan akibat pemadaman listrik selama pelaksanaan TKA. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kelancaran ujian berbasis komputer yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik dan perangkat teknologi.
Dengan persiapan yang mencakup kesiapan siswa, perangkat komputer, jaringan internet, hingga koordinasi pasokan listrik, SMAN 1 Kawedanan berharap pelaksanaan TKA 2026 dapat berjalan tertib dan lancar. Sekolah juga berharap seluruh peserta mampu mengerjakan soal secara optimal sehingga memperoleh hasil sesuai kemampuan masing-masing.
“Harapan kami, dengan persiapan yang sudah dimatangkan ini, pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan, sehingga seluruh siswa bisa mengikuti ujian dengan nyaman dan memperoleh hasil yang terbaik,” Pungkasnya.(A.d)
