BerandaBerita UmumPercepatan Penurunan Angka Stunting Dipercepat Melalui Program "NETES" di Kecamatan Plaosan

Percepatan Penurunan Angka Stunting Dipercepat Melalui Program “NETES” di Kecamatan Plaosan

 

Matalensa-news.com-Magetan 31 Januari 2024- Upaya percepatan penurunan angka stunting menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021. Dokumen tersebut menjadi landasan bagi Pemerintah Pusat, Daerah, hingga tingkat Desa untuk menjalankan program percepatan penurunan stunting.

Salah satu implementasinya terlihat di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, di mana Rembug Stunting diadakan di gedung pertemuan kantor Desa Buluharjo . Kegiatan ini melibatkan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kecamatan, Desa, peternak ayam, Dinas Kesehatan Magetan, Bappeda, dan lainnya.

Rembug Stunting di Kecamatan Plaosan menandai langkah awal dalam implementasi program “NETES” (Niat Ingsun Tuntas Cegah Stunting) pada tahun 2024. Camat Plaosan, Dian Maheru, menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan, Desa, dan peternak ayam telur menjadi kunci dalam upaya pencegahan stunting.


“Dalam program Netes ini, warga yang beternak ayam petelur di Plaosan akan mendonasikan 1 butir telur setiap hari. Dari jumlah tersebut, terkumpul sekitar 894 Kg telur yang akan dipergunakan selama 90 hari ke depan untuk 140 balita di Kecamatan Plaosan,” ujar Dian Maheru.

Pemberian telur kepada anak-anak dilakukan setiap 10 hari sekali di kantor desa masing-masing. Selain itu, anak-anak juga rutin diukur berat badan dan tinggi badan untuk memonitor perkembangan kesehatan mereka.

“Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko stunting pada anak-anak di wilayah kita. Adanya kerjasama antara Pemerintah Kecamatan, Forkopimca Plaosan, peternak ayam, Dinas Kesehatan Magetan, Bappeda, dan pihak terkait lainnya menjadikan program Netes sebagai langkah awal yang signifikan,” tambahnya.

Pihak penyelenggara berharap agar program Netes ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi program-program serupa di masa depan. Dengan demikian, sasaran pencegahan stunting dapat lebih maksimal dan dampak positifnya dapat dirasakan oleh anak-anak yang berisiko stunting.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments