Matalensa-news.com -Magetan, – Kejadian perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) kembali melanda wilayah Kabupaten Magetan, menambah daftar insiden serupa yang telah terjadi sebelumnya. Aksi merusak APK yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab terjadi sepanjang jalan Sidorejo, Plaosan Sarangan, hingga Poncol, dimana ratusan APK diketahui rusak atau hilang.
Baner Calon Pasangan Presiden Wakil Presiden Ganjar – Mahfud, baner/baliho dari beberapa Calon Legislatif, serta bendera partai menjadi sasaran utama perusakan. Kobiyanto, seorang Calon Legislatif yang merasakan dampak langsung dari kejadian tersebut, menyebutkan bahwa lebih dari seratus baner mengalami kerusakan atau hilang.
“Ada seratusan Baner yang dirusak atau hilang,” ujar Kobiyanto dengan rasa kekecewaan. Dugaan kuat bahwa perusakan ini terencana, menyasar APK paslon dan Caleg tertentu di Magetan, menambah kekhawatiran akan terjadinya gesekan dan ketegangan di antara masyarakat.
Kejadian vandalisme ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berpotensi merusak tatanan demokrasi dan kebebasan berekspresi warga negara. Dalam menghadapi pemilu yang semakin dekat, perusakan APK seperti ini dapat menciptakan ketidakamanan dan permusuhan di tengah-tengah masyarakat.
Masyarakat pemilik APK dan sejumlah pihak turut mengecam tindakan tidak bertanggung jawab ini, menuntut agar tindakan tegas segera diambil untuk menghentikan aksi perusakan tersebut. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan aparat kepolisian diminta untuk bertindak proaktif dengan melakukan patroli rutin, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya perusakan APK di masa mendatang.
“Kami mengecam tindakan tak beretika ini yang merugikan demokrasi. Bawaslu harus bertindak lebih proaktif, dan aparat kepolisian harus meningkatkan patroli untuk mencegah terjadinya perusakan APK,” tegas Kobiyanto, Caleg DPRD Magetan Dapil VI (Sidorejo, Plaosan Poncol).
Kejadian ini menjadi sorotan masyarakat, mengingat urgensi menjaga integritas pemilu dan menjamin proses demokratis yang adil. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah-langkah preventif dan investigatif untuk menemukan pelaku perusakan dan memberikan sanksi yang setimpal, sebagai bentuk keadilan dan keamanan bagi semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi.


